Analisis Pengaruh Komposisi Sorgum, Sekan Padi, Kayu Jati Sebagai Biopelet Terhadap Unsur Karbon, Hidrogen, Nitrogen, Kadar Air Dan Nilai Kalor
Abstrak
Limbah batang sorgum masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Sebagai alternatif energi, pemanfaatan biopelet dari limbah biomassa dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh komposisi bahan baku terhadap kandungan unsur karbon, hidrogen, nitrogen, kadar air, dan nilai kalor, pada biopelet. Metode eksperimen digunakan dengan variasi campuran batang sorgum menggunakan sekam padi dan kayu jati. Campuran bahan diuji mulai dari kandungan unsur karbon, hidrogen, nitrogen, kadar air, dan nilai kalor. Hasil menunjukkan bahwa Campuran kayu jati 75% dan sorgum 25% menghasilkan kadar karbon tertinggi sebesar 44,46%, kadar hidrogen sebesar 6,66%, serta nilai kalor tertinggi mencapai 4557 cal/g (db). Campuran sekam padi 75% dan sorgum 25% cenderung meningkatkan kadar nitrogen, dengan kadar N mencapai 0,2193%, sedangkan sekam murni mengandung nitrogen sebesar 0,2973%. Kadar air terendah terdapat pada campuran sekam 50% karena sifat seratnya yang berpori dan ringan, sementara kadar air tertinggi ditemukan pada campuran kayu 75% sebesar 5,61%. Dengan demikian, komposisi kayu jati 75% dan sorgum 25% menjadi pilihan optimal untuk menghasilkan biopelet dengan karakteristik kadar air rendah, nilai kalor tinggi, serta kandungan nitrogen yang minimal.
