Analisis Efisiensi Turbin Angin Vertical Savonius dan Omnidirectional Menggunakan Software Ansys

  • Bima Mahendra Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Arif Kurniawan Program Studi Teknik Mesin S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Abstrak

Sebagian besar listrik di Indonesia masih bergantung pada pembangkit konvensional seperti PLTU yang menyumbang sekitar 43% pasokan. Kondisi ini berdampak pada daerah terpencil yang sulit mengakses listrik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa turbin angin vertikal jenis Savonius helix dan Omnidirectional sebagai solusi pembangkit listrik skala mikro. Analisis dilakukan melalui simulasi numerik menggunakan ANSYS dengan parameter torsi, daya, dan efisiensi. Hasil menunjukkan kecepatan angin berpengaruh signifikan terhadap torsi dan daya kedua turbin. Turbin Omnidirectional menghasilkan torsi positif lebih awal pada 6 m/s sebesar 0,21 Nm dan mencapai puncak 1,01 Nm pada 11 m/s, lalu turun menjadi 0,72 Nm pada 14 m/s dengan daya maksimum 51,99 W. Turbin Savonius menghasilkan torsi terus meningkat dari –0,65 Nm pada 1 m/s hingga 4,92 Nm pada 14 m/s dengan daya maksimum 341,18 W. Perbedaan efisiensi dipengaruhi faktor aerodinamika, jumlah sudu, dan luas area sapuan angin. Desain sederhana turbin Savonius memberikan kinerja stabil pada kecepatan angin tinggi sedangkan kompleksitas sudu turbin Omnidirectional membatasi efisiensi pada kecepatan tinggi. Temuan ini menunjukkan pemilihan desain turbin perlu disesuaikan dengan karakteristik kecepatan angin lokasi pemasangan untuk memaksimalkan konversi energi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-11-20
Bagian
Articles