PERBANDINGAN METODE MFEP DAN WSM TERHADAP PROMOSI DAN STRATEGI PEMASARAN BIBIT

  • Naila Umniati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Dedi Irawan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Abstract

Penelitian membahas pengoptimalan strategi pemasaran bibit tanaman pada Rian Bibit memakai metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dan Weighted Sum Model (WSM). Dengan banyak persaingan, memerlukan strategi pemasaran efektif dan efisien dalam memperkenalkan produk secara intensif, meningkatkan kesadaran pasar, dan memperkuat merek. Penelitian bertujuan  membandingkan dan menerapkan metode MFEP dan WSM dalam pengambilan keputusan strategi pemasaran bibit tanaman juga distribusi melalui analisis kritis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pemasaran. Tujuan lainnya menambah wawasan bagi pelaku usaha pertanian dalam mengembangkan bisnis ataupun usaha. Penelitian diawali dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Metode MFEP untuk menentukan strategi promosi yang tepat dengan memberikan bobot pada kriteria relevan. Sedangkan metode WSM untuk menghitung nilai evaluasi setiap alternatif strategi. Selanjutnya didapatkan hasil dari kedua metode tersebut untuk ditarik kesimpulan. Metodologi pengembangan sistem yang diadopsi adalah metode waterfall, yaitu metodologi dengan pendekatan software yang mengikuti pola air terjun. Langkah-langkah metode waterfall diawali dari  analisis kebutuhan, desain, penerapan, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil perangkingan kedua metode menunjukkan hasil  konsisten dimana penggunaan metode MFEP dan WSM menunjukkan hasil  sama. Berdasarkan penelitian peringkat pertama adalah durian dan terakhir jambu. Hasil penelitian diharapkan  memberikan panduan dalam pengembangan strategi pemasaran yang efektif dan efisien

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-03-13
How to Cite
Umniati, N. and Dedi Irawan, M. (2025) “PERBANDINGAN METODE MFEP DAN WSM TERHADAP PROMOSI DAN STRATEGI PEMASARAN BIBIT”, Jurnal Mnemonic, 8(1), pp. 131-138. doi: 10.36040/mnemonic.v8i1.13512.