NEUROSAINS DAN DESAIN BIOPHILIC: MEMAHAMI RESPON POSITIF TERHADAP ELEMEN ALAM DALAM RUANG

Main Article Content

Jarot wahyono

Abstract

Desain biofilik dalam arsitektur telah terbukti memberikan pengaruh yang berarti terhadap aktivitas neurologis manusia (Ulrich, 1984). Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat dasar ilmiah dari manfaat penerapan elemen biofilik melalui pendekatan neurosains, sehingga implementasinya tidak hanya berdasarkan persepsi estetika atau intuisi. Sintesis konseptual dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara prinsip biofilik dan proses biologis dalam sistem saraf manusia. Dari hasil analisis, ditemukan tiga mekanisme utama yang menjelaskan respons positif terhadap elemen Nature in the Space, yaitu: (1) dampak pencahayaan alami terhadap kualitas tidur melalui pengaturan ritme sirkadian, (2) pengaruh visualisasi elemen alam dalam mengaktifkan pusat perhatian dan emosi di otak, serta (3) kontribusi stimulasi visual alam terhadap pengurangan stres dan percepatan pemulihan mental. Efektivitas elemen-elemen ini berkaitan erat dengan respon biologis yang melibatkan otak, sistem saraf, serta hormon tubuh manusia. Temuan ini memperkaya pemahaman terhadap manfaat biofilik secara ilmiah, khususnya dari perspektif neurosains, sehingga validitasnya tidak hanya ditopang oleh eksperimen atau pendekatan subjektif semata, tetapi juga oleh bukti-bukti empiris berbasis biologi

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles