Eksplorasi Efisiensi Energi dan Termal Material Lokal Berkelanjutan: Dasar Penerapan Arsitektur Bioklimatik di Banjarmasin

Main Article Content

Farah Hafizha
Annisa Yuniar
Nisa Raisa Shaleha

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi bangunan di Banjarmasin mendorong upaya konservasi energi. Di sisi lain, perubahan iklim juga menekankan urgensi pengembangan arsitektur berkelanjutan di Banjarmasin. Sebagai kota beriklim tropis lembap, Kota Banjarmasin membutuhkan penerapan strategi arsitektur bioklimatik untuk meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal bangunan. Salah satu solusi yang layak, dan sangat dibutuhkan dalam penelitian ini, adalah penggunaan material lokal dengan karakteristik termal dan ekologis yang dapat menjadi dasar penerapan desain arsitektur bioklimatik di Banjarmasin.


Arsitektur bioklimatik adalah pendekatan desain inovatif yang memadukan kondisi iklim lokal, praktik budaya, dan material berkelanjutan untuk menciptakan bangunan hemat energi dan ramah lingkungan. Pendekatan ini mendorong kemandirian energi dengan mengurangi kebutuhan energi untuk produksi dan transportasi material bangunan, serta mengurangi ketergantungan pada sistem pendingin buatan.


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menguji efisiensi termal material lokal berkelanjutan sebagai dasar penerapan desain arsitektur bioklimatik di Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan observasi arsitektur vernakular, analisis iklim, pengujian laboratorium material (konduktivitas termal, densitas, kapasitas panas), dan simulasi efisiensi energi, dengan validasi model menggunakan metode statistik RMSE dan MBE.


Hasil penelitian menghasilkan konsep dasar desain arsitektur bioklimatik berbasis material lokal, yang dapat meningkatkan efisiensi energi, mendukung strategi ekonomi hijau, dan berkontribusi terhadap pencapaian SDGs (Tujuan 7, 11, dan 13).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles