PENGGUNAAN MATERIAL KACA DALAM UPAYA PENURUNAN SUHU DALAM RUANG
Main Article Content
Abstract
Kondisi iklim lingkungan ruang luar makin lama dirasakan semakin tidak nyaman hal ini dikarenakan adanya peningkatan panas yang berdampak pada tingkat kenyamanan termal di dalam bangunan. Guna mengatasi permasalahan ini, maka diperlukan suatu penyelesaian dengan membuat kondisi ruang dalam yang nyaman sesuai aktivitas tanpa menggunakan penghawaan buatan (AC) maupun penghawaan alami..
Orientasi bangunan menjadi faktor penentu dari keberhasilan menurunkan suhu udara di dalam bangunan. Dinding yang menghadap ke matahari secara langsung menjadi sisi yang diutamakan, maka dibuatlah suatu material yang dapat mengakomodasinya.
Melihat uraian di atas, maka intensitas panas matahari menjadi penentu terhadap keberhasilan dalam pencapaian tingkat kenyaman termal di dalam bangunan. Semakin kuat intensitas panas matahari semakin baik dalam tingkat penurunan kondisi suhu udara tersebut.
Selain itu yang harus diperhatikan adalah keberagaman aktivitas akan menentukan luasan material dinding yang digunakan.