PEMANFAATAN CITRA UNTUK PEMANTAUAN PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN DIGITAL SHORELINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS)
Abstract
Perubahan garis pantai terjadi disebabkan oleh adanya proses abrasi dan akresi yang terpicu oleh
adanya aktivitas manusia maupun adanya proses alam yang intensif di wilayah pesisir. Penelitian ini
dilakukan menggunakan metode penginderaan jauh sebagai kajian yang cepat untuk mendeteksi perubahan
garis pantai dengan mengambil lokasi di Kabupaten Kulon Progo dengan menggunakan citra Landsat 8
tahun 2014-2019 sebagai data primer. Informasi garis pantai diperoleh menggunakan metode rationing
untuk memisahkan batas air dan darat. Informasi garis pantai tahun 2014 digunakan sebagai titik awal
pengamatan perubahan garis pantai atau baseline serta untuk informasi garis pantai tahun 2014-2019
dengan menghitung laju perubahannya. Perhitungan laju perubahan garis pantai menggunakan perangkat
lunak Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukan perubahan
garis pantai baik abrasi maupun akresi di setiap kecamatan yang berada di pesisir Kabupaten Kulon Progo.
Perubahan yang terjadi memiliki nilai abrasi dan akresi yang maksimum dan minimum. Manfaat yang dicapai
dalam penelitian ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan mengenai perubahan perhitungan garis
pantai dengan menggunakan Digital Shoreline Analysis System dan mampu memberikan informasi
mengenai perubahan garis pantai di pesisir Kabupaten Kulon Progo.