Sinergi Budaya dan Kesejahteraan: Strategi Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang
Abstract
Kampung Budaya Polowijen (KBP) di Kota Malang merupakan salah satu kampung tematik yang mengusung potensi budaya sebagai basis pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana-prasarana, aktivitas ekonomi, serta merumuskan strategi pengembangan KBP dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan deskripsi kualitatif, analisis SWOT, serta pemetaan aset komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KBP memiliki potensi besar berupa seni Topeng Malangan, produksi batik, dan wisata religi, namun menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, kelembagaan, dan pemasaran. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi revitalisasi sarana budaya, penguatan kelembagaan komunitas, pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, serta kolaborasi pentahelix. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi budaya dengan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai melalui pemberdayaan berbasis aset.


2.png)
