EFEKTIVITAS METODE FILTRASI MENGGUNAKAN MEDIA FILTER SABUT KELAPA DAN KARBON AKTIF KULIT KAKAO DALAM MENURUNKAN KADAR COD, BOD DAN TSS PADA LIMBAH DOMESTIK

  • Justin Hakinen. K Teknik Lingkungan S-1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Candra Dwiratna Wulandari
  • Anis Artiyani

Abstrak

Limbah domestik adalah jenis limbah yang berasal dari kegiatan mandi, air
cucian, dan air dari dapur. Limbah domestik mengandung kadar polutan berupa BOD
139,2 mg/l, COD 357,2 mg/l dan TSS 136,9 mg/l. Oleh sebab itu, memerlukan
pengolahan lebih lanjut agar memenuhi Baku Mutu Air Limbah Domestik diatur dalam
Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 Lampiran 6 Penyelenggaraan Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Baku Mutu Air Nasional Kelas 3. Salah satu
pengolahan untuk mengurangi kadar polutan air limbah domestik adalah filtrasi.
Filtrasi merupakan metode pemisahan fisik, yang dipakai dalam memisahkan antara
cairan (larutan) serta padatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas
penurunan kadar COD, BOD dan TSS menggunakan metode filtrasi media serabut
kelapa dan arang aktif kulit kakao dalam pengolahan air limbah domestik. Variabel
yang digunakan adalah ketebalan media pada reactor (Reaktor 1: krikil 5 cm, karbon
aktif kulit kakao 15 cm, serabut kelapa 30 cm; reaktor 2: krikil 5 cm, karbon aktif kulit
kakao 30 cm, serabut kelapa 15 cm; reaktor 3: krikil 5 cm, karbon aktif kulit kakao
22,5 cm, serabut kelapa 22,5 cm) dan waktu detensi (30, 60, 90 menit). Hasil
menunjukan penurunan kadar BOD menjadi 21,3 mg/l dengan penyisihan 85%, COD
menjadi 125,6 mg/l penyisihan 65%, TSS menjadi 28,5 mg/l penyisihan 79,2%.
Efektivitas tertinggi tertinggi dicapai pada reaktor 2 pada waktu detensi 90 menit.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-12-29
Bagian
Articles